Postingan Terbaru

Puncak Festival Rinjani IV

Festival Rinjani Acara Festival Rinjani IV yang telah berlangsung sejak tanggal 26 September 2020 lalu, sudah memasuki acara puncak pada hari Minggu, tanggal 22 November 2020 di Taman Budaya Provinsi Nusa Tenggara Barat. Festival Rinjani yang mengusung “Betabek, Mengeja Kembali Rinjani” bertujuan untuk meninjau kembali kawasan Gunung Rinjani. Dalam kondisi pandemi saat ini, tidak menyurutkan tim dari Santiri Foundation untuk tetap melaksanakan kegiatan ini. “Festival Rinjani dihajatkan untuk mengedukasi, mengakampanyekan, kemudian juga membuat peningkatan kesejahteraan melalui berbagai kegiatannya. Sebab melestarikan Rinjani tanpa meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakatnya itu omong kosong, meningkatkan ekonominya saja tanpa meningkatkan kelestarian Rinjani juga eksploitasi. Karena selama ini Rinjani menjadi objek, bukan subjek. Masyarakat adat terpinggirkan. Kami ingin keseimbangan dari ekologi, ekonomi dan sosiologi menjadi tempat pembelajaran warga dunia,” ujar Tjatur Kuku

Everything's Gonna be Online

Sudah masuk bulan Oktober dan pandemi masih saja betah mendiami Bumi. Ngerti gak sih, betapa suntuknya cuma #dirumahaja buat tipe orang yang demen traveling, klayapan, blusukan ke berbagai tempat wisata atau sudut kota, dan kulineran seperti saya ini. Kamu sendiri merasa gitu gak? Apalagi anak-anak sekolah, yang biasanya bertemu teman dan bermain bersama, tiba-tiba emang diharuskan di rumah dulu aja. Temen-temen yang rutinitasnya di kantor atau kerja di luar rumah, kemudian mendadak kudu beraktivitas di rumah, dan mirisnya bahkan dirumahkan. Duh…




Dari Offline Jadi Online
Sudah menginjak bulan ke-tujuh pandemi melanda negeri ini dan tentu saja segala rencana yang dirancang sejak akhir tahun lalu jadi ambyar. Bayangin aja, udah bikin planning mau ke sana, ke sini, mau ngapain aja, dan banyak hal lainnya, langsung terpending bahkan batal dilakukan. Huhuhu…
Semua kegiatan berubah dan bikin semua aktivitas yang biasanya dilakukan offline alias dengan tatap muka menjelma menjadi kegiatan online. 
Iya, dari offline jadi online. Planning untuk traveling ke beberapa tempat wisata, baik di Lombok ataupun ke luar Lombok, jadi batal. Kegiatan-kegiatan bareng temen-temen yang udah direncanakan tahun lalu pun, akhirnya menjadi kegiatan daring. Ngantor dari rumah, sekolah dari rumah, seminar dari rumah, dan bahkan nongkrong bareng temen juga dari rumah masing-masing. Aktivitas berubah seketika dalam genggaman gadget. Online… online…
Saya jadi salah satu orang yang akhirnya hanya menikmati tempat wisata dengan melihat foto-foto lama ketika traveling ke suatu tempat ataupun berjelajah virtual saja. Kamu juga, tahan dulu deh, betah-betahin diri untuk tidak traveling sampai akhirnya pandemi berlalu. Tatap muka melalui layar gadget dulu. Temu kangen dan cengkrama dari rumah dulu. Kangen? Iya.





Melek Digital
Karena everything’s gonna be online, sudah era go digital, yang offline jadi online, kini menjadi keharusan juga agar kita lebih melek digital. Dari sekolah yang dilakukan secara daring, yang memakai aplikasi seperti zoom atau pun aplikasi lainnya, baik kerja dari rumah, ataupun juga yang usaha, penting banget nih untuk melek digital dan mengenal lebih dekat apa yang bisa kita lakukan di dunia maya. 
Eits, untuk yang sedang buka usaha juga perlu nih. Dengan melek digital, menjadikan usaha yang seharusnya dilakukan hanya melalui tatap muka saja, kini sudah mulai ditawarkan secara online. Iya, pandemi ini mengajarkan kita untuk benar-benar bisa familiar dan dekat pada yang namanya teknologi. Belajar, bekerja, dan mencari uang yang halal lho ya, secara online. Tapi untuk penggunaan bagi anak, baiknya dengan pendampingan ya… Melek digital juga harus dibarengi dengan literasi digital agar tidak mudah termakan hoax yang bertebaran di dunia maya.




Ngapain Aja di Media Sosial?
Kadang keinginan traveling sering muncul ketika sudah stuck dengan #dirumahaja. Pertanyaan “mau ngapain lagi?”, seliweran di kepala karena sedang suntuk-suntuknya. Tapi ya gitu, saya mencoba menghindari rasa bosan dengan mengikuti webinar, browsing berbagai macam resep makanan,  ataupun streaming film di rumah. Bonusnya kalau dapat film yang berlatar tempat wisata yang bagus, setidaknya bisa cuci mata dan ngobati kangen jalan-jalan. Belum lagi kalau kangen kulineran, beuh…  Demen banget ngiler dan pengen segera bisa jabanin satu persatu warung makan atau café yang lagi pengen disamperin.
Beruntungnya stock foto traveling masih banyak, biar tetap eksis di dunia maya ya tetaplah upload-upload di media sosial. Tentu saja harus Gaya Terus Tanpa Batas,  saya memilih menggunakan Kartu Perdana Internet #UnlimitedMAX dari Telkomsel. Belinya gampang kok, udah ada di outlet terdekat atau cek  tsel.me/unlimitedmax untuk info lebih lengkap. Selain Murah, Kenceng, Tak Terbatas! Keinginan traveling ditunda dulu, tapi #GayaUnlimited tetap donk! Makin nyaman nih karena bisa streaming di youtube, update sosmed sepuasnya. Tetap berdoa semoga pandemi lekas berlalu, biar bisa traveling dan kulineran lagi.





Comments

  1. mantap liburan online be like 🔥🔥🔥

    ReplyDelete
  2. Udh ga bisa bilang kangennya Ama ngetrip kayak apa :p. Trip2 THN ini cm awal feb doang yg msh bisa dilakuin secara blm parah wkt itu. Sisanya, terpaksa cancel dan reschedule :D.

    Tp akupun ttp ga kepengin maksain jalan mba. Kalo udh suntuk luar biasa, aku LBH milih staycation Deket rumah , dan naik mobil sendiri. Ga berani naik transport umum. Ngeliat keramaian pun lgs parno. Kalo kemana2 nyarinya tempat sepiiii, biar tenang :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Salam Cihuy~