Postingan Terbaru

Program Langit Biru, Untuk Kesehatan Paru-Paru

  Semakin banyak yang menggaungkan penggunaan BBM   ramah lingkungan, dan hal tersebut kian menjadi tren hidup yang perlahan diterapkan di dunia. Tentunya untuk keberlangsungan   hidup yang lebih baik, penggunaan BBM ramah lingkungan juga sebagai bentuk dukungan pada program yang dicanangkan oleh pemerintah. Ngobrolin tentang program pemerintah, sebenarnya Indonesia sejak tahun 1996 sudah mencanangkan Program Langit Biru dengan dasar hukum Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 15 tahun 1996. Program Langit Biru adalah suatu program pengendalian pencemaran udara dari kegiatan sumber bergerak dan sumber tidak bergerak. Secara bertahap Program Langit Biru terencana dan terprogram, yang melibatkan banyak sektor, baik pemerintah, pelaku usaha dan juga masyarakat secara luas. Untuk terus mendukung penggunaan BBM ramah lingkungan dan mensosialisasikan program Langit Biru, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) berkolborasi dengan Kantor Berita Radio (KBR) melaksanakan webinar

Menjaga Kesehatan Mata Itu Penting!



"Kesehatan mata itu penting!"
Sejak masih kecil saya termasuk salah satu orang yang sudah kecanduan dengan layar monitor. Baik itu televisi, komputer, laptop bahkan gawai. Kemarin tepat tanggal 25 Mei 2018, saya dan beberapa teman blogger diundang ke kegiatan lokakarya kesehatan mata bagi blogger di aula Dinas Kesehatan Provinsi NTB. Ini serius, kami berasa banget diperhatikan dan sangat berterima kasih.

Iya, menjadi blogger atau pun tidak, di masa kini yang sudah serba digital, mau tak mau pasti mata kita selalu dihadapkan pada layar elektronik. Masyarakat sudah dihadapkan pada layar televisi ataupun gawai pada kehidupan sehari-hari. 



Menghadirkan tiga nara sumber untuk memberikan materi yang membuat kami melek bahwa kesehatan mata tak kalah penting dengan kesehatan organ tubuh lainnya. Kasi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi NTB: Dr. Zainul Arifin, M.PH, Kasi Promosi Kesehatan Dinas Provinsi NTB: Dudut Eko Juliawan, SKM., MPH dan dari Yayasan FHF  Novia Purnamasari sebagai narasumber.



Sebagai pembuka materi, Ibu Novia dari yayasan FHF memperkenalkan secara singkat dan jelas apa itu FHF. Memang sedikit asing bagi saya pribadi apa sih FHF itu?


Jadi FHF merupakan yayasan dari Australia bernama‘Fred Hollows Foundation”.
FHF adalah Lembaga internasional non-pemerintah yang bersifat non-sektarian, non-politik dan nir-laba yang berkedudukan di Sydney Australia. Didirikan pada September 1992, Lembaga ini bekerja  untuk meningkatkan kualitas kesehatan mata bagi orang-orang di negara-negara berkembang dan untuk warga pribumi Australia. Iya, awalnya untuk Australia aja, tapi sejak tahun 2012 FHF sudah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI. dan pada tahun 2017 sudah punya MoU lho!



FHF sendiri memiliki 2 program yang dijalankan bersama Kementerian Kesehatan RI
Yang pertama Seeing is Believing (SIB)
Dalam program ini bertujuan untuk mengurangi angka kebutaan sejak usia dini (7-15 tahun), untuk anak yang sudah duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Lombok Barat, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa Barat di Provinsi NTB. Agar terdeteksi sejak dini perihal kesehatan mata mereka.

Yang kedua Projek Vision for Indonesia People (VIP)
Program ini ditujukan untuk masyarakat umum yang mengalami gangguan penglihatan dan kebutaan karena katarak di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat. Tentu saja dalam program ini juga diharapkan bisa membantu peningkatan kapasitas SDM dari Dinas Kesehatan Provinsi NTB. Serta adanya penanggulangan Gangguan Penglihatan dan Kebutaan melalui upaya promotif (advokasi, sosialisasi, pemberdayaan masyarakat, kemitraan, dan media KIE) dan preventif.



Di sesi berikutnya Dr. Zainul Arifin mulai memperkenalkan kita dengan penyakit atau gangguan [ada mata kita. Di sini saya mulai agak sedikit tegang dengan pemaparan yang disuguhkan. Melihat bahwa keseharian saya tak lepas dari gawai, dan layar laptop.

Dari fungsi mata sampai anatomi mata dipaparkan cukup jelas, kini memasuki ke beberapa penyakit atau gangguan mata. Diantaranya:

Kelainan Refraksi
Rabun jauh, rabun dekat, dan silinder. Dimana membutuhkan kacamata bantuan agar mata dapat melihat dengan jelas. Banyak sekali yang mengalami gangguan ini.

Katarak
Gangguan yang disebabkan lensa mata keruh dan menyebabkan kebutaan. Katarak sendiri memiliki bermacam-macam jenis. ada katarak senilis, traumatik, komplikasi serta katarak kongentinal.

Xerophtalmia
Kelainan mata karena kekurangan vitamin A sehingga fungsi penglihatan di tempat tidak terang terganggu. Ini kenapa kita dianjurkan banyak makan sayur dan buah yang mengandung vitamin A untuk kesehatan mata.



Masih banyak lagi penyakit mata lainnya, saya jadi semakin sadar akan pentingnya kesehatan mata. Mulai mengatur seberapa banyak waktu yang diluangkan untuk sekadar istirahat setelah bekerja di depan laptop atau gawai yang digunakan. Berikutnya ada pak Dudut, yang meminta kita untuk menyebar luaskan kepada masyarakat tentang pentingnya kesehatan mata. Iya, serem juga kalau beneran sampai punya penyakit atau gangguan mata yang fatal seperti katarak.

Eits, ini ada tips untuk menjaga kesehatan mata kita dari Kementerian Kesehatan RI


Mudah-mudahan kita semua, terutama saya jadi sangat peduli dengan kesehatan mata.

Salam Cihuy~

Comments