Pentingnya Imunisasi MR



Sudah pernah imunisasi? Anak, ponakan, adik, suda diimunisasi belum? Semoga kamu termasuk salah seorang yang sadar akan pentingnya imunisasi. Karena masih banyak orang yang meremehkan imunisasi untuk kekebalan tubuh kita. Padahal sehat itu mahal. Kalau sudah sakit, tidak hanya perihal materi saja, banyak sekali kerugian pada diri kita, misal tidak bisa melakukan aktivitas dan kehilangan waktu untuk bisa menikmati hidup. 

Pengurus Pusat IDAI bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI dan WHO, serta dukungan IDAI cabang melaksanakan seminar dan pelatihan “Advokasi untuk kampanye imunisasi MR fase II dan Surveilans PD3I”, pada hari Senin, 30 Juli 2018 kemarin, di hotel Aston Inn Mataram. Seminar dan pelatihan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar maupun lanjutan dan mendukung pelaksanaan program eliminasi MR di Indonesia. 






Kegiatan seminar dan pelatihan yang telah dilaksanakan di 14 kota ini bertujuan untuk memberikan penyegaran tenaga kesehatan lintas sektor (dokter spesialis anak, dokter umum, bidan, dan perawat) mengenai pelayanan imunisasi, mempersiapkan tenaga kesehatan untuk menyukseskan kampanye imunisasi MR fase II di luar pulau Jawa, serta meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan mengenai Surveilans PD3I. Pada kesempatan ini, sebanyak enam narasumber memberikan materi tentang program Imunisasi MR dan Surveilans Campak, Rubella, dan CSR. Dr. Vinod Kumar Bura, MPH dengan materi Global Progress in Measles Elimination and Rubella Control, Dr. Dwi Puspitasari, Sp.A(K) dengan materi Masalah penyakit Campak dan Rubella/CSR di Indonesia, Hakimi, SKM, MSc dengan materi Strategi untuk eliminasi MR di indonesia: Pelajaran dari fase I Dr. I Gusti Gede Djelantik, Sp.A(K) dengan materi Keamanan vaksin MR dan KIPI pada kampanye MR fase I Prof. Dr. Jose R. L. Batubara, Sp.A(K), PhD dengan materi Advokasi imunisasi untuk mengatasi keraguan imunisasi dan antivaksin 

CAMPAK 

Campak merupakan penyakit infeksi virus akut, sangat menular yang ditandai dengan 3 stadium, yaitu stadium prodormal, erupsi, dan penyembuhan. Penyebabnya adalah virus rubeola (measles), genus morbillivirus, famili paramyxovidae. Penularannya bisa melalui percikan ludah dan jalan nafas. 

RUBELLA 

Rubella merupakan penyakit infeksi virus akut, sangat menular, yang biasanya ringan pada anak, ditandai ruam, demam subfebril, pembesaran KGB suboccipital/retroauricular. Penyebabnya virus rubella, genus rubivirus, famili togaviridae. Penularannya melalui saluran nafas pada saat batuk atau bersin. Membaca sekilas penjelasan tentang apa itu campak dan rubella, itu kenapa imunisasi MR sangat penting di kehidupan kita. Agar kita bisa lebih cerdas dan lebih banyak tahu tentang bahayanya virus tersebut. Sebelum berencana kehamilan, memang ada baiknya kita cek ke laboratorium tentang kesehatan kita. Cek TORCH sangat dianjurkan untuk mengetahui virus-virus tersebut tidak ada di dalam tubuh kita dan kita tidak menularkan pada janin yang sedang dikandung.


IMUNISASI 

Apa sih Imunisasi itu? 
Imunisasi adalah salah satu upaya promosi kesehatan yang paling efektif di seluruh dunia. Sejak pertama kali diperkenalkan, imunisasi telah menurunkan angka kecacatan dan kematian akibat penyakit menular di dunia, bahkan mengeliminasi beberapa penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). 

Imunisasi MR 
Salah satu imunisasi yang penting untuk diberikan kepada anak usia 9 bulan - < 15 tahu. Imunisasi Measles (Campak) dapat mencegah penyakit campak dan komplikasi yang berat berupa radang paru, radang otak, dan diare yang dapat menyebabkan kematian. Imunisasi rubela untuk mencegah penularan penyakit rubela dari anak ke ibu hamil yang ada di sekitarnya. Penyakit rubela pada ibu hamil muda, sampai usia kehamilan 4 bulan, dapat mengakibatkan kecacatan pada bayi yang dilahirkan, yang dikenal sindrom rubela konginital. Sindrom rubela kongenital ini secara khusus dapat menyebabkan kelainan mata berupa berupa katarak, gangguan pendengaran (tuli kongenital), penyakit jantung bawaan dan mikrosefali (ukuran kepala kecil) yang mengakibatkan keterlambatan perkembangan. 

Jadi bisa disimpulkan bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Dengan membaca informasi diatas, semoga akan semakin meningkat orangtua yang sadar akan pentingnya imunisasi MR ini. Imunisasi MR akan mulai dilaksanakan di bulan Agustus - September 2018. Nah, sebagai orang tua yang baik dan demi menjaga kesehatan keluarga, meng-imunisasi anak-anak kita merupakan suatu kewajiban secara tak langsung. Bawa anak kita ke pelayanan kesehatan terdekat. Untuk para Orangtua yang ingin memberikan imunisasi untuk anaknya, bisa juga lho mengintip jadwal imunisasi melalui aplikasi kece yang didukung oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia, “PRIMAKU”. 

PRIMAKU 



Dengan fitur utama; Jadwal imunisasi, Grafik pertumbuhan, Perkembangan anak, artikel-artikel tentang tumbuh kembang dan kesehatan anak. Dengan aplikasi ini, orangtua bisa mengisi sendiri kapan anak melakukan imunisasi. Coba deh download aplikasi ini, sangat membantu untuk melihat pertumbuhan anak kita. 

Salam Cihuy~

Comments